Kisah KEMUDITOTO
Pagi itu, suara mesin kapal mulai terdengar dari pelabuhan. KEMUDITOTO berdiri di ruang kemudi sambil melihat laut yang membentang jauh di depan.
Hari itu bukan perjalanan biasa. Kapal pesiar akan memulai ekspedisi panjang menuju berbagai negeri.
Perlahan kapal meninggalkan dermaga. Bangunan di tepi pelabuhan semakin kecil hingga akhirnya menghilang dari pandangan.
Hari berganti hari. KEMUDITOTO melewati pulau, samudra, dan berbagai pelabuhan. Ada perjalanan dengan laut yang tenang, tetapi ada pula malam ketika angin dan ombak datang dengan kuat.
Setiap kali kapal mencapai negeri baru, KEMUDITOTO mencatat perjalanan tersebut di buku pelayaran.
Namun ia tidak pernah menganggap sebuah pelabuhan sebagai akhir perjalanan.
Mesin kapal kembali dinyalakan. Jangkar dinaikkan, dan KEMUDITOTO kembali mengarahkan kapalnya menuju garis cakrawala.